Posts

Showing posts from June, 2018

Catatan Hati : Sosokmu

Jika kudefinisikan dirimu... Kau adalah lebah Sang serangga pemberi banyak pelajaran Bukan sosok yang menakutkan Jika tau kau pemberi kehidupan yang amat manis Madumu... Tutur kata indah yang selalu terlontar dari bibir mungilmu Kau penyerap bunga-bunga hikmah dalam setiap masalah hidup Sungguh... Sang Maha Kuasa amat sempurna mencipta sosok sepertimu Darimu... Aku banyak belajar Kau seorang pemotivasi Kau adalah bagian dari nafasku Untuk menyelami kehidupan dunia fana yang sungguh kejam Kau adalah... Sosok lebah yang jika terusik kau takkan diam Tapi kau akan lebih sensitif dengan keadaan Itu mungkin sosokmu dalam kepekaan Biarlah aku definisikan kau dalam tiap aksara kata Jika memang tak sesuai Beritahu aku... Agar aku dapat lebih memahami sosokmu Dear... Ini sesuatu banget sii😳 Gabisa ngungkapin kata-kata lagi jadi ini aku tunjukin buat sahabat tercinta yang bener-bener panutan banget dah😍 Ana Uhibbuki Fillah😂❤

Catatan Hati : Teruntuk Dirimu

Image
Sumber:  https://www.pinterest.com/ Untukmu yg duduk disamping tanpa ragu Terimakasih.. Sungguh sulit tuk kuutarakan hal itu Tapi sungguh aku sangat berterimakasih padamu Denganmu aku tlah mampu bercerita Karena aku takkan mampu bercerita jika tak ku anggap dekat Jika kuingat kita sudah banyak membuat kenangan Dan sungguh takkan kulupa Jika nanti kita tak bisa berdampingan lagi Mari kita ikat rindu Dengan alunan doa yg mengalun sepanjang engkau mengingatku Tapi takkan kulakukan Karena diriku akan selalu dan pasti berdoa untuk dirimu dalam tiap waktu Waktu-waktu teristimewa Maaf... Maaf dan maaf jika memang aku tak mampu mengutarakan sesuatu hal yang lebih istimewa dari itu Karena aku takut tak mampu mempertanggung jawabkannya Namun sungguh aku ingin mencintaimu karena Allah Ini tulisan aku persembahkan untuk sahabat aku yang duduk bareng aku di kelas 11💕 Semoga sukaaa💞

Puisi 3 : Kelam Kelabu Cerah Membiru

Kelam Kelabu Cerah Membiru Karya: Farrah Nur Fadhilah Aku tanya apakah hujan tak ingin turun hari ini? Apakah titik air tak rindu dengan tanah mewangi? Baiklah tak mengapa... Karena rindu tak hanya terobati dengan sekedar bertemu Jika kulihat malam hari ini, cuaca cukup cerah Melukiskan langit biru kelam khas dunia malam Menampilkan pesona bintang dan bulan Oh ya, bintang? Oh ya, bulan? Mereka hadir di malam penuh bahagia Tapi... Jika kau adalah bintang atau bulan itu, kau hadir juga malam ini? Kulihat tak nampak senyum awan selembut permen kapas itu Bolehkah pada saatnya masa kelam sepiku terobati? Dengan cerahnya hadirmu tiap malam hari? Akan kutunggu... Hadirmu untuk mengisi relung hati

Puisi 2 : Hadirmu

Hadirmu Karya: Farrah Nur Fadhilah Tak bisa dipungkiri Terpatri di hati ini hingga berarti Mengisi ruang hampa jiwa ini Kau menyapa tanpa diminta Datang tanpa disangka Berbagi cerita, mengutarakan rasa dan saling menjaga Sedang apa dan bagaimana keadaannya Memberi gejolak rasa yang membara Perasaan memang tak bisa diduga Hari ini bahagia Esok bisa menangis tiba-tiba Aku tak pandai merangkai kata Hanya coretan manja yang tertera Semua hal yang sempat kurasa Hadirmu... Mengubah mendungku menjadi cerahku Mengganti air mataku menjadi senyumku Mengganti kecewaku dengan kebahagiaanku Kaulah letak kekuatan dan semangatku

Puisi 1 : Rasa Rahasia

Rasa Rahasia Oleh: Farrah Nur Fadhilah Hanya melihat senyumnya Tenang hati ini merasa Dirinya yang begitu mempesona Dengan segala tindakannya Dengan segala ucapannya Itu gila! Ya itu gila Menyukai apa yang ada padanya Yang bahkan orang lain tak menduga Bisakah kau menghentikan ini? Asal kau tahu, aku takut... Aku takut akan perasaan tak menentu ini Membuatku menduakan cinta-Nya Kini aku pun selalu berdoa Agar rasa tak makin kuat terasa Dan tak terbagi cinta ini untuk-Nya